Orangtua memang akan senantiasa memberi yang terbaik untuk anaknya. Tetapi bukan berarti apa yang menurut kita baik dan anak juga senang dengan keadaan maupun barang barang yang kita berikan, itu tentu berguna untuk kesehatan.
Suatu contoh, masalah anak sulit tidur yang membuat anda sebagai orang-tua cemas. Pasalnya, bila anak kekurangan tidur akan menyebabkan efek buruk untuk kesehatannya.
Salah satu langkah yang umum dilakukan orang-tua dengan memasangkan AC di kamar si kecil, karena biasanya anak-anak akan tidur lebih pulas di kamar yang sejuk.
Air Conditioner (AC) intinya yaitu pengatur suhu udara yang umumnya diperlukan untuk mendinginkan ruang, dan membuat kondisi udara di ruang terasa nyaman. AC di buat untuk bagaimana mengatur suhu serta kelembaban didalam ruang.
Namun, apakah Anda menyadari dibalik udara yang sejuk itu, anak berisiko mengalami permasalahan kesehatan? Ditulis laman sayangianak. com, berikut penjelasanya :
AC tak mempunyai manfaat sirkulasi udara
Orang-tua perlu tahu bahwa bayi serta anak akan lebih sehat bila tidur tanpa ada AC.
Bila kamar anak memakai AC, ia akan ada didalam ruang tertutup tanpa ada perubahan udara. Udara dingin yang diberikan AC memang nyaman serta bisa membuat anak tidur pulas.
Tetapi, AC tak mempunyai manfaat sirkulasi udara. Saat AC menyala, ruangan tentunya serba tertutup, dan udara didalam kamar akan berputar-putar di kamar saja selama seharian.
Kamar ber-AC akan membuatnya berisiko mengalami masalah fungsi paru-paru
Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Otago University, Selandia Baru menunjukkan bahwa anak yang tidur di kamar ber-AC akan membuatnya berisiko mengalami masalah fungsi paru-paru atau pneumonia.
Pneumonia itu sendiri ditandai dengan demam, batuk, serta dibarengi sesak napas. Penyebab pneumonia bisa berbagai macam, salah satunya adalah kuman legionella pneumonia yang datang dari AC sentral yg tidak dibersihkan.
Hal itu karena AC tak mempunyai fungsi aliran udara. Waktu AC menyala, maka ruang akan serba tertutup serta udara didalam kamar hanya bakal berputar didalam kamar saja selama seharian.
AC juga seringkali menjadi sumber masalah kesehatan pada anak, pada bayi bisa mengakibatkan terjadinya k3m4ti4n mendadak
Selain itu, AC juga sering jadi sumber masalah kesehatan pada anak, ditambah lagi bila si kecil mempunyai alergi, seperti rhinitis atau asma. Bahkan juga, bila pada bayi bisa mengakibatkan terjadinya k3m4ti4n mendadak.
Tidak hanya itu, pemaparan pada udara yang sangat dingin bisa mengakibatkan hipotermia yang bisa menyebabkan masalah pada peredaran d4r4h.
Anak tetap bisa tidur di kamar ber-AC asalkan suhunya tak dibawah 20 derajat celcius
Akan tetapi, orang-tua tidak perlu cemas karena menuruh World Health Organization (WHO), menyatakan bahwa anak-anak tetap bisa tidur di kamar ber-AC seandainya suhunya tak dibawah 20 derajat celcius. Bahkan juga sebaiknya Anda bisa menjaga supaya suhu kamar si kecil tetap di antara 23 hingga 27 derajat Celcius.
Supaya penggunaan AC tidak menyebabkan masalah kesehatan pada anak, orang-tua bisa mengakalinya dengan hanya memakai AC saat malam hari dan waktu pagi hari, buka jendela kamar si kecil lebar-lebar supaya ada perubahan udara.
Bahaya menggunakan AC memang dapat dikatakan tak ringan, memang menurut WHO kamar anak bisa memakai AC seandainya dibatasi suhu pada 23 hingg 27 derajat Celcius. Namun akan lebih baik anda tak memakai AC, mungkin saja sebagai pengganti bisa menggunakan menggunakan exhaust fan.
http://www.wajibbaca.com/
