Waspadalah !!Terdapat 5 Bahan Haram Dalam Roti/Donat/Pizza, Tolong Sebarkan Pada Yang Lain


Semakin banyak gerai roti di sekitaran kita, tetapi meskipun antriannya mengular tidak semua sudah mengantungi sertifikat halal. Walau sebenarnya, roti m3ng4ndung unsur k1m14 yang kompleks hingga banyak bahan yang pantas diwaspadai kehalalannya. Ini 15 Bahan Pembuat Roti yang mengakibatkan roti tidak lagi halal. 

Roti, Pizza, Donat, dan sejenisnya atau yang di kenal dengan sebutan bakery sesungguhnya menggunakan bahan penambahan makanan yang sangat kompleks. Karena itu, Wakil Direktur LPPOM MUI Bagian Auditing serta System Jaminan Halal, Ir. Muti Arintawati, M. Si menyatakan bahwa bakery termasuk juga makanan yang perlu dicermati titik gawat keharamannya. 

Ada 5 Bahan pembuat roti yang perlu diwaspadai kehalalannya. Berikut bahan-bahan itu seperti ditulis website halalmui. org. 

1. Tepung Terigu 

Nyaris semua produk bakery serta kue menggunakan tepung terigu yang di buat dari gandum. Biasanya, ada dua jenis tepung gandum yaitu tepung gandum keras (strong flour) serta tepung gandum lunak (soft flour). 

Ada beberapa bahan tambahan yang diberikan pada pembuatan tepung gandum supaya kualitasnya semakin baik. Umpamanya L-sistein (umumnya berbentuk hidrokloridanya) yang berfungsi sebagai improving agent (meningkatkan beberapa karakter tepung gandum yang dikehendaki). 

Masalahnya, L-sistein yang murah yang banyak tersedia di pasaran yaitu L-sistein yang di buat dari rambut manusia, terutama yang di produksi di Cina. Karena berasal dari sisi tubuh manusia maka L-sistein jenis ini haram hingga tepung terigu yang memakai L-sistein dari rambut manusia haram hukumnya untuk umat Islam. 

Ada juga bahan penambahan yang didapatkan pada tepung terigu denga maksud untuk menambah vitamin serta mineral. Salah satu yang penting untuk diperhatikan yaitu menambahkan vitamin-vitamin yg tidak larut dalam lemak dan mudah rusak selama penyimpanan. Misalnya yaitu vitamin A. supaya vitamin A dapat larut dalam product pangan berair dan tak mudah rusak, vitamin A dis4lut dengan beragam jenis gum, salah satu yang perlu diwaspadai yaitu jenis gelatin karena dapat terbuat dari b4bi. 

2. BahanPengembang 

Agar roti menggelembung sehingga tampak bagus dan memiliki volume ditambahkanlah bahan pengembang. Bahan pengembang yg tidak halal yaitu krim of tartar. Krim of tartar yaitu garam potasium dari asam tartarat yang disebut hasil sambilan dari industriwine (semacam minuman keras). Sudah pasti, wine haram dikonsumsi umat islam 

3. Kuas bulu babi 

Kuas dibutuhkan untuk mengoleskan telur, cokelat, butter, margarin, dan lain-lain. Kita harus berati-hati karena 80-90 % kuas yang digunakan untuk bakery datang dari bulu babi. Untuk mengetahui kuas dari babi ini sesungguhnya mudah karena pada bagian pegangan ada tulisan seperti : Bristle, Pure Bristle, 100% China Bristle, dan lain-lain. 

Arti kata Bristle yaitu Pig Hair atau bulu babi (Webster’s Dictionary). Bulu babi berstatus n4jis jika basah. Karena itu roti yang terkena sapuan kuas inipun jadi n4jis hingga h4ram dikonsumsi. Sebagai pengganti, ada kuas dari plastik (polyester) atau silikon. 

4. Rhum 

Rhum dipakai agar adonan tercampur baik, awet, dan untuk mengikat aroma sehingga cake jadi harum. Sayangnya, rhum mempunyai karakter khamr yang k4ndungan 4lk0h0lny4 mencapai 38-40%. cake Black Fores, sus fla, dan aneka cake sering menggunakan rhum jadi konsumen muslim mesti waspada. 

5. Daging serta Produk Olahannya 

Daging babi serta daging h4ram yang lain bisa masuk dalam roti berupa daging cincang, sosis, abon, dan sebagainya.

Subscribe to receive free email updates: