Bunda Ini Tips Agar Anak Tidak Manja Dan Mereka Bisa Menjadi Anak Yang Mandiri !!!AYO DI SHARE


Dalam kehidupan berkeluarga, setiap orangtua pasti menginginkan anak-anaknya dapat tumbuh menjadi anak-anak yang baik, bisa dibanggakan serta memiliki ciri-ciri atau beberapa karakter yang positif dalam segala hal. Umumnya orangtua akan melakukan segalanya untuk membahagiakan anak-anak mereka dengan memberi segalanya yang mereka inginkan, tetapi nyatanya hal semacam ini tidak selamanya baik dalam proses mendidik anak.

Banyak anak yang dibiasakan hidup dengan kenyamanan serta tidak pernah merasa susah dalam hidupnya cenderung menjadi manja serta tidak bisa mandiri. Sebagai orangtua, kita butuh waspada dalam pengasuhan anak pada saat perubahannya karena setiap didikan kita bisa punya pengaruh besar untuk kehidupan sang anak di masa depan. Berikut adalah tips bagaimana mendidik anak dengan baik agar tidak manja, keras kepala serta bisa menjadi mandiri.

1. Jangan menuruti semua keinginan anak

Meskipun Anda begitu mencintai anak Anda, menuruti semua keinginannya bukanlah cara mendidik anak dengan benar. Tindakan itu hanya akan membuat anak Anda menjadi anak yang manja serta senantiasa mengandalkan orang lain.

Apabila sejak kecil anak sudah dimanjakan dengan mengikuti semua keinginannya, efek yang akan datang anak akan menjadi anak yg tidak mandiri serta malas karena senantiasa memikirkan ada orangtua yang akan memberi semua yang dikehendakinya. Biasakanlah anak Anda untuk berupaya mengerjakan pekerjaan mereka sendiri supaya mereka bisa belajar bertanggungjawab untuk diri mereka sendiri.

2. Jangan terlalu banyak melarang

Rasa keingintahuan anak pada dunianya kerapkali membuat mereka ingin mencoba mengerjakannya dengan cara leluasa. Ketakutan orangtua yaitu bila beberapa hal terburuk terjadi pada anak Anda. Maka dari itu umumnya orangtua memberi larangan atau batasan terhadap suatu hal yang dapat membahayakan anak. Larangan hanya membuat rasa penasaran bagi anak untuk melakukannya serta bisa menjadikan anak berbohong pada orang tuanya. Komunikasi dua arah yaitu jalan keluar paling baik untuk mengingatkan anak alih-alih melarang anak melakukan beberapa hal yang ingin mereka lakukan. Beri tahu mereka mengenai resiko yang mungkin saja berlangsung serta mintalah anak Anda untuk waspada.

3. Ajari anak untuk tidak berbohong

Janganlah sekali-kali memberi contoh pada anak Anda untuk berbohong. Ajari mereka untuk selalu terbuka mengenai keadaannya dalam segala hal, baik itu menyangkut perasaannya, atau beberapa masalah yang dihadapinya. Janganlah membiasakan anak Anda tertutup mengenai perasaan mereka pada Anda. Dengan langkah tersebut, Anda sudah mendidik anak Anda untuk melakukan tindakan jujur dalam kehidupannya.

4. Janganlah sekali-kali menghukum dengan k3k3r4s4n fisik

Kerapkali Anda sebagai orangtua merasa geram atau jengkel pada ulah atau tingkah laku anak-anak Anda yang tidak baik dan cara ampuh untuk membuat anak kapok yaitu dengan hukuman fisik. Salah satu contoh tindakan hukuman fisik yang kerap dikerjakan umumnya orangtua yaitu memukulnya. Entah itu memakai tangan, kaki atau benda-benda yang lain yang bisa Anda pakai untuk memukul anak Anda.

Hal itu sama sekali tidak dibenarkan. Bila Anda mempunyai anak kecil dan disaat mereka melakukan suatu kesalahan, Anda bisa memberitahu dengan cara baik-baik dengan bahasa yang mudah dipahami oleh mereka tanpa ada memberi hukuman fisik.
apabila Anda mempunyai anak yang usianya mungkin sudah beranjak remaja atau sudah mengerti kondisi, Anda dapat menerapkan sistem disiplin pada mereka.

K3k3r4s4n fisik hanya akan membuat jiwa anak Anda terluka, tidak hanya fisik atau tubuh mereka yang terluka. Dan itu akan beresiko negatif pada perkembangan jasmani serta emosi mereka. Hukuman fisik berbentuk apa pun hanya akan menakutinya serta akan membuat anak makin tidak menghormati Anda, menjadi keras kepala serta memberontak terhadap Anda.

5. Kasih dan perhatian

Seseorang anak akan merasa nyaman serta bahagia jika orangtua mereka perlihatkan kasih dan perhatian pada saat anak memang memerlukan hal semacam itu. Kepedulian orangtua dalam hal sekecil apa pun dapat menolong orangtua dalam mendidik anak. Perhatian bukanlah bermakna bicara mengenai bagaimana Anda sebagai orangtua bisa memberi materi atau beberapa barang kegemaran anak, namun juga dalam tindakan, contohnya yang bisa Anda lakukan yaitu saat anak Anda belajar, saat tersebut Anda dapat menunjukkan perhatian serta kasih Anda melalui cara menemani mereka, meskipun hanya sekadar duduk di samping mereka. Dengan hal tersebut anak Anda semakin lebih semangat dalam belajar dan apabila ada kesusahan, Anda bisa menolong anak memecahkannya.

Menjadi orangtua merupakan tugas serta tanggung jawab yang mulia. Jadilah orangtua yang bisa dibanggakan oleh anak Anda. Didiklah anak Anda dengan baik, maka anak Anda akan memberikan sukacita untuk Anda dan keluarga. (is)

Subscribe to receive free email updates: